Beranda » Daerah » Barito Utara » Warga Selamatkan Remaja Asal Kelurahan Melayu yang Lompat dari Jembatan KH Hasan Basri

Warga Selamatkan Remaja Asal Kelurahan Melayu yang Lompat dari Jembatan KH Hasan Basri

MUARA TEWEH, NK.com – Seorang remaja berinisial JBG (25), warga Jalan Kelud No.90, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, berhasil diselamatkan warga setelah diduga melompat dari Jembatan K.H Hasan Basri, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Sabtu (4/4/2026) malam, sekitar pukul 23.20 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah anggota piket TRC dan PUSDALOPS PB BPBD Barito Utara yang menerima laporan dari masyarakat melalui sambungan telepon terkait adanya aktivitas mencurigakan di sekitar jembatan.

Mendapat laporan tersebut, petugas TRC Pusdalops BPBD Barito Utara segera menuju lokasi kejadian sambil berkoordinasi dengan pihak Polres Barito Utara.

DPRD Barito Utara Dorong Optimalisasi RPH Muara Teweh untuk Kurban Higienis

Namun dalam perjalanan, petugas memperoleh informasi bahwa korban telah lebih dahulu terjun ke Sungai Barito dan berhasil dievakuasi warga bersama motoris Speed Boat Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang berjaga di pelabuhan speed boat.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, korban diketahui melompat dari atas jembatan dan hanyut mengikuti arus sungai hingga tersangkut di tiang ukur ketinggian air dengan perkiraan jarak sekitar 80 meter dari titik awal jatuh.

Korban berhasil ditemukan setelah warga mendengar teriakan minta tolong. Diketahui korban tidak dapat berenang sehingga sempat hanyut sebelum akhirnya diselamatkan.

DPRD Barito Utara Dukung RPH untuk Sembelih Kurban

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Barito Utara menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga saat ini, penyebab tindakan korban masih belum diketahui karena korban masih dalam proses perawatan dan pemeriksaan medis.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Utara, Simamoraturahman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa respons cepat masyarakat dan tim gabungan menjadi faktor utama penyelamatan korban.

“Setelah menerima laporan warga, anggota TRC Pusdalops langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Alhamdulillah korban lebih dahulu berhasil diselamatkan oleh warga dan motoris speed boat yang berada di sekitar pelabuhan,” ujar Rizali Hadi, Minggu (5/4/2026) pagi.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sigap memberikan pertolongan awal sehingga korban dapat segera dievakuasi dan ditangani secara medis.

Sembelih Hewan Kurban, RPH Muara Teweh Gunakan Peralatan Modern

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga sekitar yang cepat bertindak serta unsur gabungan di lapangan, baik dari Polres Barito Utara maupun anggota BPBD yang turut melakukan penanganan,” tambahnya.

Adapun pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan meliputi anggota Polres Barito Utara, personel BPBD Kabupaten Barito Utara, serta masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau aktivitas mencurigakan agar dapat segera ditangani guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, sekitar pukul 23.10 WIB korkan ada mengupdate status dan mengapload foto di jembatan KH Hasan Basri.

“Melihat update status tersebut kami langsung menyusul dan mencari korban dan tidak ditemukan, selang beberapa lama korban ditemukan dan diselamatkan oleh warga di salah satu rumah terapung (lanting). Untuk cerita selanjutnya atau permasalahan korban saya kurang mengetahuinya,” kata salah seorang warga di sekitar Jembatan KH Hasan Basri. (Ethomihi)

Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Sapi Kurban saat Pawai Tanglong Bertakbir Idul Adha 1447 H

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *