MUARA TEWEH, NK.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyalurkan bantuan bibit dan sarana produksi (saprodi) perkebunan sebagai upaya mendongkrak produktivitas dan pendapatan petani. Program ini disosialisasikan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (29/7/2026).
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengatakan, bantuan tersebut merupakan strategi Pemkab untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Barut secara optimal dan berkelanjutan.
“Kebutuhan masyarakat harus dipenuhi dari produksi dalam daerah. Salah satu langkahnya dengan memberikan bibit berkualitas dan saprodi sesuai kebutuhan petani. Dengan begitu produktivitas naik dan hasil panen lebih maksimal,” kata Shalahuddin.
Bupati menilai sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi tumpuan ekonomi sebagian besar warga Barut. Kondisi wilayah yang didominasi perbukitan dan dataran rendah membuat penyediaan bibit unggul menjadi kunci.
Karena itu ia menginstruksikan camat dan kepala desa proaktif mendata kebutuhan petani di wilayahnya. “Saya imbau seluruh camat dan kepala desa bersama-sama memperhatikan kebutuhan petani agar sektor perkebunan kita maju dan menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.
Shalahuddin juga meminta kelompok tani menggunakan bantuan secara bertanggung jawab sesuai petunjuk teknis. Mulai dari pengelolaan, penanaman, hingga pelaporan administrasi harus dilakukan agar bantuan tepat sasaran.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab menargetkan sektor perkebunan rakyat di Barut tumbuh, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan petani semakin baik. rey

Komentar