Beranda » Daerah » Barito Utara » Pemkab Barito Utara – ULM Sosialisasikan Kuliah Hybrid untuk ASN

Pemkab Barito Utara – ULM Sosialisasikan Kuliah Hybrid untuk ASN

BKPSDM Barito Utara bersama ULM menggelar sosialisasi Program Kuliah Hybrid dan By Research di Aula DLH, Senin (13/7/2026). (foto:istimewa)

MUARA TEWEH, NK.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggandeng Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mensosialisasikan Program Kuliah Hybrid dan By Research Pascasarjana kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, Senin (13/7/2026) dan diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai perangkat daerah.

Pembukaan dilakukan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Hery Jhon Setiawan mewakili Bupati H. Shalahuddin. Turut hadir Direktur Pascasarjana ULM, Kepala BKPSDM Barito Utara H. Fakhri Fauzi, para kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Muara Teweh, camat, lurah, dan peserta sosialisasi.

Wabup Felix Buka Latsar TAGANA 2026: Relawan Harus Siap dan Profesional

Membacakan sambutan Bupati, Hery Jhon mengatakan peningkatan kualitas SDM menjadi kunci menghadapi tantangan pembangunan di era transformasi digital. Program Kuliah Hybrid dinilai tepat bagi ASN karena fleksibel dengan sistem tatap muka dan daring tanpa meninggalkan tanggung jawab pekerjaan.

“Investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia. Pendidikan bukan sekadar gelar, tetapi membentuk karakter, memperluas wawasan, dan melahirkan solusi bagi pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menilai Program By Research memberi peluang bagi profesional menghasilkan karya ilmiah yang berdampak langsung bagi daerah. Pemkab Barut berharap kerja sama dengan ULM tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga penelitian, pengabdian masyarakat, dan inovasi daerah.

Patih Herman: Juara Umum MTQH Hasil Kerja Keras dan Kebersamaan

Sementara itu Kepala BKPSDM Barito Utara H. Fakhri Fauzi menyebut sosialisasi ini untuk memberi akses informasi seluas-luasnya kepada ASN terkait peluang melanjutkan pendidikan magister dan doktor.

“Peningkatan kompetensi ASN tidak bisa ditunda karena tantangan birokrasi dan pelayanan publik semakin kompleks. Manfaatkan informasi ini untuk memilih pendidikan sesuai kebutuhan karier dan organisasi,” katanya.

BKPSDM akan terus mendorong pengembangan kapasitas ASN agar mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan inovatif. rey

Panitia MTQH ke-53 Barito Utara: Meski Sederhana, Penyelenggaraan Berjalan Sukses

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *