MUARA TEWEH, NK.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin membeberkan sejumlah rencana pembenahan fasilitas publik dan percepatan pembangunan infrastruktur di daerah ini. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kapasitas Arena Tiara Batara dan penyelesaian akses jalan serta air bersih.
Hal itu disampaikan Shalahuddin didampingi Wabup Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekda Muhlis usai Rapat Paripurna DPRD, Senin (14/9/2026).
Tiara Batara Ditambah Trap dan Perbaiki Akustik
Bupati menilai kapasitas area VIP dan VVIP di Tiara Batara masih kurang. Karena itu Pemkab akan menambah jumlah kursi dengan memperpanjang trap hingga ke belakang.
“Dari sisi kapasitas untuk VIP dan VVIP memang masih kurang. Makanya yang pertama kita lakukan adalah menambah kursinya. Trap ini kita tambah lagi sampai ke belakang,” ujar Shalahuddin.
Konsekuensinya, atap pada bagian VIP dan VVIP akan ditinggikan sekitar 2 meter. Selain itu, sistem tata suara juga akan dibenahi. Selama ini terjadi feedback karena dinding belakang membuat suara memantul. Ke depan bagian itu akan diganti jaring agar suara langsung diteruskan ke belakang.
Fasilitas toilet juga akan direhab total. Sistem air akan diperbaiki agar tiap toilet punya titik pengambilan air yang baik. Desainnya akan dibuat modern, mencontoh toilet di bandara.
“Toilet di areal Tiara Batara juga kita perbaiki. Kita ingin fasilitasnya lebih modern. Seperti toilet yang ada di bandara, itu yang akan kita jadikan contoh,” katanya.
Siapkan Gedung Pertemuan Baru di Bekas Bandara
Pemkab juga menyiapkan perencanaan pembangunan kawasan baru di lokasi bandara lama. Rencananya akan dibangun stadion terbuka dan gedung pertemuan dengan kapasitas 2 kali lebih besar dari Tiara Batara.
“Yang tertutup nanti kita bikin gedung besar di bandara lama. Sekarang masih dalam perencanaan, kita desain dulu,” jelasnya. Proyek ini belum masuk target pembangunan dekat.
Fokus Jembatan dan Air Bersih
Di bidang infrastruktur, Pemkab fokus menyelesaikan 3 jembatan prioritas. Dengan selesainya jembatan ini, akses Tumpung Laung ke Palangka Raya ditargetkan hanya 4 jam, dan dari Lemo 4,5 jam. Akses Lahei ke Lahei Barat hingga Desa Benao juga didorong penyelesaiannya.
“Yang kita selesaikan hari ini tiga buah jembatan yang sekarang sudah ramai. Kita ingin akses masyarakat semakin terbuka dan waktu tempuh semakin cepat,” ungkapnya.
Untuk air bersih, Pemkab membangun sistem penyediaan air bersih untuk kawasan Jingah, Jambu hingga Sikui dengan kapasitas 50 liter per detik. Ada juga dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
“Insyaallah 2027, yang hari ini masyarakat masih teriak soal air bersih, tidak lagi. Air bersih harus aman,” tegas Shalahuddin.
Rehab RSUD dan Lanjutkan SIP Pintar
Di sektor kesehatan, Pemkab terus melakukan rehabilitasi RSUD agar pelayanan lebih optimal. Sementara di pendidikan, program SIP Pintar untuk SD hingga SMA akan terus dilanjutkan.
“Kita terus melakukan perbaikan. Rumah sakit kita rehab supaya betul-betul berfungsi dengan baik. Dari sisi pendidikan, SIP Pintar juga terus kita lanjutkan,” katanya. rey

Komentar