MUARA TEWEH, NK.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengalokasikan anggaran besar untuk pembangunan sumber daya manusia dan percepatan infrastruktur dalam Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027.
Hal itu disampaikan Bupati H. Shalahuddin saat Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Rancangan KUA-PPAS 2027, Selasa (14/7/2026) di Gedung DPRD setempat.
Menurut Bupati, sesuai aturan alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen dan kesehatan minimal 10 persen dari total belanja daerah tetap dijaga sebagai investasi peningkatan kualitas SDM.
“Anggaran pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas sebagai investasi jangka panjang meningkatkan kualitas SDM di Barito Utara,” ujarnya.
Dalam rancangan KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah direncanakan Rp1.866.855.503.864. Terdiri dari PAD Rp177.866.861.864 dan pendapatan transfer Rp1.688.988.642.000.
Sementara belanja daerah direncanakan Rp2.699.428.347.322. Rinciannya, belanja operasi Rp1.462.698.794.172, belanja modal Rp963.465.458.750, belanja tidak terduga Rp101.500.000.000, dan belanja transfer Rp171.764.094.400. Pembiayaan daerah diproyeksikan Rp971.374.117.077.
Pemkab juga melanjutkan program infrastruktur multiyears 2026–2029 dengan total pagu Rp862,3 miliar. Program itu meliputi pembangunan Jembatan Lemo Seberang–Desa Lemo, Jembatan Sikan–Tumpung Laung, Jembatan Lahei Seberang–Lahei, peningkatan Jalan Km 34–Simpang Mampuak, peningkatan Jalan Simpang Mampuak–Simpang Benangin, serta pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh dan pembangunan fasilitas terdampak.
Bupati berharap pembahasan KUA-PPAS bersama DPRD berjalan cermat dan tepat waktu agar menghasilkan kebijakan anggaran yang mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara. rey

Komentar