Beranda » Parlemen » DPRD Barito Utara » Anggota DPRD Barito Utara Berharap Pemerintah Kembangkan Kerajinan Rotan di Gunung Purei

Anggota DPRD Barito Utara Berharap Pemerintah Kembangkan Kerajinan Rotan di Gunung Purei

EDI FRAN AJI

MUARA TEWEH, NK.com – Anggota DPRD Barito Utara Edi Fran Aji berharap pemerintah setempat berperan dalam pengembangan kerajinan rotan di Kecamatan Gunung Purei.

Karena itu, politisi Partai Nasdem ini sangat mengapresiasi kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Barito Utara Hj. Maya Savitri Shalahuddin dan rombongan ke sentra perajin anyaman rotan di Desa Tambaba, Kecamatan Gunung Purei, Minggu (14/6/2026).

Menurut Edi Fran Aji, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus dukungan bagi pengembangan usaha masyarakat yang memiliki potensi ekonomi cukup besar.

Hasrat Nilai Evaluasi BPKP Penting untuk Pastikan Program Kemiskinan Tepat Sasaran

Edi Fran Aji mengatakan bahwa kerajinan anyaman rotan merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Barito Utara dan perlu terus dijaga keberlangsungannya agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kami mengapresiasi langkah Ketua TP PKK yang turun langsung menemui para pengrajin untuk melihat kondisi di lapangan serta mendengarkan aspirasi mereka. Kunjungan seperti ini sangat penting sebagai bentuk dukungan moral sekaligus upaya mendorong pengembangan kerajinan lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat,” kata Edi Fran Aji, di Muara Teweh, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, anyaman rotan tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga berpotensi menjadi produk unggulan daerah yang mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat apabila dikelola dan dipasarkan secara optimal.

Soal Koperasi Merah Putih, DPRD Barito Utara: Keuangan Harus Tertib dan Terbuka

Menurutnya, pengrajin di Desa Tambaba telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang patut diapresiasi dalam menghasilkan berbagai produk anyaman berkualitas yang memiliki nilai jual dan daya tarik tersendiri.

“Kerajinan anyaman rotan memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Yang diperlukan saat ini adalah dukungan berkelanjutan dalam bentuk pembinaan, peningkatan kualitas produk, inovasi desain, serta perluasan akses pemasaran agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Edi Fran Aji juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan keterampilan menganyam rotan sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Menurutnya, regenerasi pengrajin menjadi salah satu faktor penting agar kerajinan tradisional tetap eksis dan berkembang di masa mendatang.

“Generasi muda perlu didorong untuk mengenal dan mencintai produk budaya daerahnya sendiri. Dengan adanya inovasi dan sentuhan kreativitas dari anak-anak muda, produk anyaman rotan dapat semakin diminati dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” tambahnya.

Jiham Nur: TMMD Ke-130 Bantu Buka Akses Desa dan Sejahterakan Warga

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, pelaku usaha, serta masyarakat dapat terus diperkuat dalam mendukung pengembangan industri kerajinan rotan sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang potensial di Kabupaten Barito Utara.

“Melalui kolaborasi yang baik, kita optimistis kerajinan anyaman rotan Desa Tambaba dapat semakin dikenal luas, menjadi produk unggulan daerah, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Edi Fran Aji. rey

 

 

DPRD Barito Utara Sambut Baik Rencana Kerja Sama Pemkab dengan ITB dan Unpad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *