Beranda » Parlemen » DPRD Barito Utara » Suparjan Efendi: Koperasi Merah Putih Harus Tertib Administrasi, Tidak Hanya Formalitas

Suparjan Efendi: Koperasi Merah Putih Harus Tertib Administrasi, Tidak Hanya Formalitas

H. SUPARJAN EFENDI

MUARA TEWEH, NK.com – Anggota DPRD Barito Utara H. Suparjan Efendi menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak boleh hanya lengkap secara kelembagaan, tapi harus tertib administrasi dan benar-benar berjalan.

Hal itu disampaikannya mengapresiasi Pelatihan Tata Kelola Administrasi KDKMP Tahun 2026 yang digelar Disnakertranskop UKM Barito Utara di Aula SMPN 1 Muara Teweh, 15-17 September 2026.

Pelatihan diikuti 50 peserta dari pengurus dan pengawas KDKMP se-Barito Utara.

Bupati Barito Utara Sebut Jembatan Lemo Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Desa

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Tapi KDKMP jangan hanya formalitas. Harus tertib administrasi dan mampu menggerakkan ekonomi desa dan kelurahan,” ujar Suparjan, Rabu (16/9/2026).

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, banyak koperasi gagal bukan karena tidak punya usaha, tapi karena administrasinya berantakan.

“Administrasi itu fondasi. Bukan sekadar mencatat dan menyimpan dokumen, tapi dasar pengambilan keputusan dan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota,” tegasnya.

Lantik Pejabat, Bupati Shalahuddin: Jabatan Adalah Amanah, Buktikan dengan Kinerja

Ia menekankan administrasi yang baik akan memudahkan pengurus dalam mencatat kegiatan, mengelola keuangan, menyusun laporan, hingga memberikan informasi yang transparan kepada anggota.

Suparjan juga mengingatkan agar pelatihan tidak berhenti di teori.

“Ilmu yang diperoleh harus benar-benar diterapkan di koperasi masing-masing. Tertib, transparan dan akuntabel, terutama pengelolaan keuangan dan pelaporan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengurus dan pengawas harus berjalan seiring. Pengurus menjalankan koperasi secara profesional, pengawas memastikan semua sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati Barito Utara Dukung PertaLink, Dorong Pemerataan BBM Hingga Pelosok

“Koperasi harus jadi wadah ekonomi masyarakat. Jangan hanya ada namanya, tapi tidak ada manfaatnya. Tata kelola baik harus diikuti usaha yang sehat dan orientasi pada kesejahteraan masyarakat,” katanya. rey

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *