MUARA TEWEH, NK.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama PLN Ranting Muara Teweh mempercepat pembangunan infrastruktur ke desa-desa terpencil. Langkah ini dilakukan untuk memastikan 15 desa yang saat ini belum teraliri listrik segera mendapatkan akses pada 2027.
Komitmen itu disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, saat melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekda Muhlis, kepala OPD, anggota DPRD dan jajaran manajemen PLN di Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (2/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau pembangunan jalan penghubung Desa Bintang Ninggi dengan Desa Butong sepanjang 4,2 kilometer. Ruas jalan ini menjadi salah satu akses penting untuk mobilisasi material jaringan listrik.
“Kalau ada akses jalan yang sudah kita bangun, maka sangat mudah untuk memasang jaringan listrik,” ujar Shalahuddin.
Bupati menjelaskan, keberadaan jalan sangat menentukan percepatan pemasangan tiang dan kabel listrik ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Tanpa akses, distribusi material menjadi terhambat.
“Untuk saat ini Dinas PUPR sudah memetakan desa mana saja yang akan kita bangun akses jalannya, agar tahun 2027 nanti seluruh desa sudah terpasang listrik,” tegasnya.
Ia menekankan pembangunan jalan dan jaringan listrik harus direncanakan secara terpadu. Dengan akses yang memadai, proses pembangunan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Dengan tersedianya akses jalan dan listrik, masyarakat desa terpencil diharapkan semakin mudah memperoleh pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, sekaligus memiliki peluang mengembangkan aktivitas ekonomi.
Pemkab Barito Utara bersama PLN berkomitmen terus meningkatkan koordinasi agar target 15 desa di Barito Utara yang saat ini masih “gelap” dapat segera terang pada 2027. rey

Komentar