MUARA TEWEH, NK.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Barito Utara memapaparkan hasil kajian pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Surapati saat Konsultasi Publik di Aula DLH, Kamis (2/7/2026).
Kepala Dishub Mihrab Buanapati menyebut pelebaran diperlukan karena volume kendaraan terus naik. Kapasitas jalan saat ini sudah terbatas.
Hasil survei menunjukkan lalu lintas harian rata-rata (LHR) Jalan Yetro Sinseng 11.858 kendaraan per hari. Jalan protokol 13.922 kendaraan per hari. Puncak kepadatan terjadi pagi dan siang hari.
Kajian juga temukan penyebab macet: parkir badan jalan, keluar masuk toko/kantor, dan U-turn (putar balik) yang tidak memadai untuk kendaraan besar.
Pemkab rencanakan pelebaran jadi dua jalur enam lajur dengan median. Penambahan lajur ditarget tetap sediakan ruang parkir tanpa hambat lalu lintas.
“Pelebaran ditarget kurangi macet jangka pendek dan tingkatkan kapasitas jalan jangka menengah,” kata Mihrab. rey

Komentar