MUARA TEWEH, NK.com – Kemarau panjang membuat petani di Trinsing Kiri, Teweh Selatan, Barito Utara terancam gagal panen. Sumber air dari DAM Trinsing berhenti mengalir sehingga saluran irigasi mengering.
Peninjauan dilakukan Anggota DPRD Barito Utara Ardianto ke lokasi, Kamis (20/8/2026). Ia melihat langsung padi milik Poktan Maju Jaya yang mulai kekeringan.
“Upaya petani ambil air dari parit hauling km 6 belum bisa penuhi semua petakan sawah,” ujar Ardianto.
Sebagai langkah darurat, ia meminta bantuan PT BIMA untuk menyuplai air ke saluran tersier. Permintaan itu direspons cepat oleh perusahaan.
Untuk jangka panjang, Ardianto mendesak Dinas Pertanian segera membangun sumur bor di Trinsing Kiri, Trinsing Kanan dan Trahean.
“Ini penting agar petani punya sumber air alternatif saat DAM tidak berfungsi. Jangan sampai terjadi gagal panen,” katanya. rey

Komentar