Beranda » Daerah » Barito Utara » Bupati Shalahuddin: GASPOLL 11-12 Harus Jadi Gerakan Nyata Percepat Pembangunan Barito Utara

Bupati Shalahuddin: GASPOLL 11-12 Harus Jadi Gerakan Nyata Percepat Pembangunan Barito Utara

Bupati H. Shalahuddin memberikan arahan kepada peserta Rakor Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara, di Gedung Balai Antang, Selasa (1/9/2026). (foto:diskominfosandi)

MUARA TEWEH, NK.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan program GASPOLL 11-12 harus diwujudkan sebagai gerakan nyata seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Gedung Balai Antang, Selasa (1/9/2026).

“Percepatan bukan berarti terburu-buru, tetapi bergerak lebih awal dan bekerja lebih terencana. Setiap perangkat daerah harus mampu mengidentifikasi kegiatan yang belum berjalan, mengetahui kendalanya dan segera mengambil langkah penyelesaian,” tegas Shalahuddin.

Bupati Barito Utara Sebut Jembatan Lemo Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Desa

Ia menekankan setiap rupiah APBD adalah amanah masyarakat. Karena itu anggaran harus segera dikonversi menjadi program, kegiatan, dan hasil pembangunan yang dirasakan manfaatnya.

Bupati meminta GASPOLL 11-12 tidak berhenti di slogan. Program ini harus diterjemahkan dalam target kerja yang jelas, terukur, ada penanggung jawab, dan batas waktu penyelesaian.

“Kegiatan yang berpotensi terlambat harus segera ditangani. Jangan menunggu mendekati akhir tahun anggaran. Hambatan administrasi, teknis, pengadaan, maupun koordinasi harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Lantik Pejabat, Bupati Shalahuddin: Jabatan Adalah Amanah, Buktikan dengan Kinerja

Shalahuddin juga mengingatkan percepatan penyerapan anggaran harus sejalan dengan percepatan pembangunan. “Yang kita kejar bukan sekadar persentase penyerapan, tetapi output dan outcome yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia meminta seluruh perangkat daerah rutin melakukan monitoring dan evaluasi dengan data target dan realisasi fisik maupun keuangan yang jelas. Setiap deviasi harus segera dianalisis dan dicari solusi.

Untuk pengadaan barang dan jasa, kegiatan yang sudah siap diminta segera diproses sesuai ketentuan. “Jangan takut mengambil keputusan, tetapi jangan pula mengambil keputusan di luar aturan. Kita harus kerja cepat sekaligus menjaga akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan,” tegasnya.

Bupati mengajak seluruh jajaran membangun budaya kerja “setiap hari harus lebih baik”. “Kita harus membuktikan Pemkab Barito Utara mampu bekerja cepat, bekerja tepat, dan bekerja tuntas,” katanya. rey

Bupati Barito Utara Dukung PertaLink, Dorong Pemerataan BBM Hingga Pelosok

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *