MUARA TEWEH, NK.com – Komitmen Pemkab Barito Utara dalam dunia pendidikan terus ditunjukkan. Bupati H. Shalahuddin menyerahkan bantuan Program SIPintar kepada siswa SDN 1 Benangin V, Kecamatan Teweh Timur, Jumat (18/9/2026).
Penyerahan bantuan ini dirangkai dengan kegiatan Safari Jumat, Operasi Pasar Murah dan kunjungan lapangan di Teweh Timur.
Di SDN 1 Benangin V, sebanyak 57 siswa tercatat sebagai penerima SIPintar. Secara simbolis diserahkan kepada 11 perwakilan, terdiri dari 6 penerima SIPintar Juara dan 5 penerima SIPintar Peduli.
“Bantuan ini kita harapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa dan keluarga. Yang paling penting, anak-anak kita terus memiliki semangat untuk belajar, berprestasi, dan menyelesaikan pendidikannya dengan baik,” kata Bupati Shalahuddin.
Untuk jenjang SD/MI, SIPintar Juara diberikan Rp500 ribu untuk peringkat I, Rp400 ribu peringkat II dan Rp300 ribu peringkat III. Sementara SIPintar Peduli Rp300 ribu per siswa per tahun.
Shalahuddin menegaskan, perhatian pendidikan tidak hanya bantuan siswa, tapi juga sarana prasarana.
“Pembangunan pendidikan harus menyeluruh. Bukan hanya membantu siswa, tetapi juga memastikan sarana pendidikan dan lingkungan belajar terus kita tingkatkan,” ujarnya.
Ia menyebut, pembangunan fisik sekolah jenjang TK, SD dan SMP di Teweh Timur tahun 2026 dialokasikan lebih dari Rp10 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara M. Iman Topik menjelaskan, penerima SIPintar Juara tahun ajaran 2025/2026 di Barito Utara sebanyak 4.395 siswa, terdiri dari 3.539 siswa SD/MI dan 856 siswa SMP/MTs, dengan anggaran Semester I Rp1,946 miliar.
Sementara SIPintar Peduli sebanyak 3.064 siswa, terdiri dari 1.882 siswa SD dengan anggaran Rp564,6 juta dan 1.182 siswa SMP Rp354,6 juta. Total anggaran SIPintar Peduli Rp1,181 miliar.
“Program ini kita harapkan mendorong siswa terus berprestasi sekaligus memberikan perhatian kepada peserta didik yang membutuhkan dukungan,” kata Iman.
Selain itu, Disdik juga menyalurkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada TKN Harapan Bunda, TK Pertiwi dan TK Eray Juus.
“Kami terus berkoordinasi agar kebutuhan pendidikan, baik bantuan peserta didik, sarana prasarana maupun pembangunan fisik, ditangani bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran,” katanya. rey

Komentar