MUARA TEWEH, KALTENGSATU – Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara resmi dibuka Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Muara Teweh, Sabtu (25/7/2026).
Bupati menegaskan MTQH bukan sekadar ajang perlombaan membaca, menghafal, memahami maupun menafsirkan Alquran dan Hadits. Kegiatan ini juga menjadi media dakwah dan syiar Islam untuk membentuk generasi Qurani.
“MTQH merupakan media dakwah, syiar Islam, sekaligus sarana membangun generasi Qurani yang memiliki akhlak mulia, kecintaan terhadap Alquran, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Alquran dan Hadits dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Shalahuddin.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga kualitas iman, akhlak, moral, serta karakter masyarakatnya. Karena itu pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan seperti MTQH harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Ia berharap pelaksanaan MTQH menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat persatuan masyarakat Barito Utara yang majemuk, sekaligus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang selama ini terpelihara dengan baik.
Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh keikhlasan, sportivitas, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran.
“Kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan kecintaan terhadap Alquran dan Hadits serta komitmen mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Di akhir sambutannya, H. Shalahuddin membuka MTQH ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”. Ia berharap kegiatan ini melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang akan mengharumkan nama Barito Utara di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. rey

Komentar