Ambulans PKM Butong Bawa Ibu Hamil Kecelakaan di Km53, Warganet Soroti Ketersediaan Dokter Spesialis Kanduangan

Ambulance Puskesmas Butong Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara saat mengalami insiden di sekitar KM 53, Rabu (15/4/2026).(foto:istimewa)

MUARA TEWEH, NK.com – Saat membawa pasien ibu hamil rujukan ke RSUD Puruk Cahu, ambulans Puskesmas (PKM) Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, mengalami kecelakaan di sekitar Km53, Rabu (15/4/2026).

Dalam insiden itu, pasien dilaporkan telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan di RSUD Puruk Cahu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, setelah kejadian, tim piket PUSDALOP PB BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan ambulans yang mengalami insiden tersebut.

Disnakertranskop UKM Gelar Pelatihan Operator Komputer Muda

Peristiwa ini pun menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di grup media sosial WhatsApp dan Facebook. Sejumlah warganet menyoroti masih terbatasnya ketersediaan dokter spesialis kandungan di daerah, sehingga pasien harus dirujuk ke luar wilayah.

Salah satu warganet dalam percakapan grup menyampaikan, “Kenapa harus ke Puruk Cahu, kalau dokternya juga praktik di dua rumah sakit. Seharusnya bisa ditangani di Muara Teweh.”

Komentar lainnya juga menyinggung soal keberadaan dokter spesialis yang disebut sedang tidak berada di tempat karena mengikuti pelatihan. “Kalau tidak salah dokternya lagi pelatihan, jadi pasien harus dirujuk,” tulis seorang pengguna media sosial.

Bupati Barito Utara Dorong Raperda Penanaman Modal Berbasis Ilmiah dan Berkelanjutan

Tak sedikit pula yang berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. Warganet menilai perlunya penambahan tenaga dokter spesialis agar pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, dapat lebih optimal dan tidak selalu bergantung pada rujukan ke daerah lain.

“Atas kejadian ini, semoga ke depan jadi pertimbangan bagi rumah sakit dan Pemkab Barito Utara untuk merekrut dokter spesialis,” tulis warganet lainnya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap insiden maupun kondisi terkini kendaraan ambulans. Namun, proses evakuasi dilaporkan masih berlangsung oleh tim gabungan di lapangan.

Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya peningkatan fasilitas dan sumber daya kesehatan di daerah, guna memastikan keselamatan pasien, terutama dalam kondisi darurat seperti rujukan ibu hamil. rey

Konsultasi Publik Raperda Penanaman Modal, DPMPTSP Barito Utara Serap Masukan Stakeholder

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *