PALANGKA RAYA, NK.com – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) melibatkan 200 lebih personel Polri baik dari Polres jajaran dan Polda setempat untuk mengamankan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara (Barut) 2025.
Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan bahwa saat ini situasional di Kabupaten Barut sampai saat ini masih aman terkendali dan tidak ada tindakan yang anarkis setelah adanya dugaan money politic atau politik uang yang dilakukan oleh beberapa orang oknum masyarakat di daerah setempat.
“Sekitar 200 lebih personel yang dilibatkan untuk siaga pengamanan di Kabupaten Barito Utara itu berasal dari Polres Barito Selatan, Barito Timur, Murung Raya dan Direktorat Sabhara Polda Kalteng,” kata Erlan.
Terkait dugaan politik uang yang dilakukan oleh sejumlah oknum masyarakat, pihaknya masih menunggu selama tiga hari dari hasil pemeriksaan, baik itu Bawaslu atau Gakkumdu di kabupaten setempat.
Apabila ada mengarah tindak pidana, maka perkara tersebut juga akan segera ditangani oleh pihak Polres jajaran setempat. Namun hingga sampai saat ini informasinya masih dilakukan pemeriksaan terkait dugaan tersebut oleh penyidik Gakkumdu setempat. “Kita tunggu saja bagaimana hasil dari pemeriksaan tersebut,” jelasnya.
Dengan adanya aksi demo dan lain sebagainya, sambung perwira Polri berpangkat melati tiga itu, masyarakat yang ada di kabupaten setempat jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang bisa memecah belah.
Jika ada oknum yang ingin memecah belah dan membuat keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di daerah setempat kalau, maka pihaknya tidak akan segan menindak tegas oknum tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami tidak segan-segan menindak tegas bagi pelaku yang nekat membuat gaduh kamtibmas di wilayah setempat. Saya berharap seluruh masyarakat benar-benar terlibat dalam menjaga kamtibmas di wilayah setempat agar pesta demokrasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya. rey

Komentar