PALANGKA RAYA, NK.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran berjanji akan menyiapkan sarana dan prasarana di RSUD Doris Sylvanus untuk mendukung pendidikan dokter spesialis Universitas Palangka Raya (UPR).
Pernyataan ini disampaikan Gubenur Kalteng Agustiar Sabran saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus, Kamis (13/3/2025)
“Karena ini sifatnya program-program prioritas pembangunan, maka kami bergerak cepat,” kata Agustiar.
Dia menjelaskan, saat ini Universitas Palangka Raya (UPR) sedang menyiapkan pembukaan prodi pendidikan kedokteran spesialis obstetri dan ginekologi (obgin) atau spesialis kandungan.
Karena itu, lanjutnya, Pemprov Kalteng wajib mendukung pihak universitas, baik dari sisi penyiapan fasilitas atau sarana prasarananya, hingga pengalokasian anggaran sesuai dengan kebutuhan.
“Kita dukung pendidikan spesialis dilakukan tahun ini, di anggaran perubahan,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti menambahkan program pendidikan ini kerja sama empat pihak, meliputi Fakultas Kedokteran UPR dan Universitas Padjadjaran (Unpad), RS Doris Sylvanus, serta RSUD Hasan Sadikin Bandung.
“Yang memang menjadi kendala ruangan pembelajaran di tempat kami masih belum memenuhi, misalnya belum ada aula untuk kelas, diskusi, dan ruang jaga,” kata Suyuti
Ia mengatakan berdasarkan perhitungan UPR memerlukan sekitar Rp3 miliar, meliputi kebutuhan untuk pembiayaan kerja sama pendidikan, hingga perbaikan aula di lantai lima salah satu bangunan di RSUD Doris Sylvanus.
“Rp1 miliar untuk keperluan pengampuan ke Unpad dan Rp2 miliar dianggarkan melalui rumah sakit untuk memperbaiki aula tadi, sehingga layak untuk pembelajaran,” ujarnya.
Rektor UPR Salampak mengatakan fokus terhadap spesialis kandungan karena isu kematian ibu dan anak hingga saat ini merupakan masalah kesehatan yang penting untuk ditangani di Indonesia.
“Salah satunya, agaimana kita menyiapkan dokter-dokter spesialis ini di Kalimantan Tengah. Jadi kami membuka program spesialis obgin (kandungan) kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unpad sebagai pengampu,” tuturnya. rey

Komentar