MUARA TEWEH, NK.com – Penerimaan dana transfer pemerintah pusat ke daerah (TKD) untuk Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2026 turun.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis saat membuka kegiatan Simposium Nasional Masyarakat Adat di Balai Antang, Muara Teweh, pekan lalu
Muhlis menyebut penerimaan dana TKD 2026 hanya Rp490 miliar. Jumlah ini, lanjutnya, turun dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,7 triliun.
“Penerimaan dana transfer daerah disebabkan faktor kurangnya hasil produksi batu bara di Barito Utara. Sehingga memicu kurangnya pendapatan dari hasil Minerba,” katanya.
Oleh karena itu, dikatakan Muhlis, di tahun anggaran 2026, Pemkab Barito Utara akan mengefisienkan penggunaan anggaran.
“Tentu berat, walaupun APBD kita tetap di Rp1,8 triliun. Tapi itu tentu jauh berbeda, dibanding tahun ini saja APBD Murni Rp3,1 triliun diperubahan menjadi Rp3,6 triliun. Ada kekurangan sebesar Rp1,8 triliun, sehingga banyak program dan kegiatan mau tidak mau kita harus efisien,” ungkapnya. rey

Komentar