Bupati Shalahuddin Soroti Rendahnya Serapan Anggaran Triwulan Pertama, saat Pimpin Apel Gabungan

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin pimpin apel gabungan lingkup Pemkab Barito Utara di halaman kantor bupati, Rabu (18/2/2026).(foto:istimewa)

MUARA TEWEH, NK.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyoroti rendahnya serapan anggaran untuk triwulan pertama pada APBD 2026 dan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahannya.

Penegasan ini sampaikannya saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Barito Utara, di halaman Kantor Bupati, Rabu (18/2/2026).

Ia menyebutkan, idealnya serapan anggaran sudah berada pada kisaran 25–30 persen. Akan tetapi, perangkat daerah nonfisik masih berada di kisaran 13,9–19,5 persen, sementara perangkat daerah yang menangani kegiatan fisik bahkan masih di bawah satu persen. Kondisi tersebut dan menjadi perhatian serius.

Pergantian Direksi PT MBSM, Anggota DPRD Barito Utara Ardianto Berharap Distribusi BBM Semakin Optimal

Ia menegaskan akan segera melakukan evaluasi bersama dinas terkait, khususnya Dinas PUPR, untuk mengidentifikasi kendala dan memastikan permasalahan serupa tidak terulang pada tahun-tahun mendatang.

“Kita harus berbenah dari sisi perencanaan, percepatan administrasi, hingga eksekusi di lapangan. Permasalahan hari ini harus kita selesaikan, dan jangan sampai terulang kembali,” tegasnya.

Meski demikian, lanjut Shalahuddin, merasa bersyukur karena seluruh jajaran dapat mengikuti apel gabungan di tengah turunnya hujan yang disebutnya sebagai berkah bagi daerah.

Anggota Dewan Nurul Anwar Seleksi Administrasi Paskibraka Barito Utara 2026

Menurutnya, apel gabungan bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum refleksi terhadap peran dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

“Disiplin adalah titik awal terbentuknya budaya kerja yang profesional. Disiplin hadir tepat waktu, disiplin dalam berpakaian, mematuhi peraturan, serta menjalankan tugas adalah wujud nyata integritas dan tanggung jawab kita sebagai ASN,” tegasnya.

Shalahuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga dan meningkatkan semangat kerja. Pada penghujung 100 hari pertama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, telah digagas lagu dan yel-yel sebagai simbol penyemangat kolektif dalam mengawal pembangunan daerah.

Menurutnya, Kabupaten Barito Utara memiliki modal fiskal yang kuat. Dari sisi anggaran, daerah ini termasuk yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan relatif lebih tinggi dibanding sejumlah kabupaten dengan jumlah penduduk lebih besar.

Direksi dan Komisaris PT MBSM Diganti, Wabup Barito Utara Felix Harapkan Kinerja dan Pelayanan BBM Meningkat

Dengan kekuatan anggaran tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas yang kini dinantikan masyarakat.

“Masyarakat menunggu hasil kerja nyata kita. Jangan hanya berpangku tangan. Mari bergandeng tangan membangun Barito Utara dengan kerja nyata,” ujarnya.

Shalahuddin juga menekankan bahwa janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat saat pemilihan kepala daerah harus diwujudkan dalam bentuk progres nyata pembangunan. Ia bersama Wakil Bupati berkomitmen agar program dan kegiatan yang telah dicanangkan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Dikatakannya, apa yang mungkin dahulu dikerjakan 30–40 tahun, dioptimalkan agar dapat diselesaikan dalam tiga sampai empat tahun ke depan, tentu dengan dukungan dan kerja keras kita semua.

“Masyarakat Barito Utara menunggu hasil kerja kita. Oleh karena itu, mari kita bekerja secara profesional, penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab,” katanya

Pemkab Seleksi Calon Paskibraka 2026, Tahapan Pertama Diikuti 128 Pelajar

Apel gabungan tersebut diikuti oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. rey

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *