MUARA TEWEH, NK.com – Lantaran aksi jalan-jalannya ke Singapura viral di sosial media, Fecabook, anggota DPRD Barito Utara H. Suparjan Efendi langsung memberikan klarifikasi.
Anggota fraksi PDIP ini membenarkan ada jalan-jalan ke Singapura. Namun, keberangkatannya itu setelah selesai mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Barito Utara di Batam, Kepulauan Riau.
Suparjan Efendi menegaskan, perjalanan ke Singapura tersebut dilakukan setelah kegiatan Bimtek selesai dan sepenuhnya menggunakan biaya pribadi, bukan menggunakan dana dari anggaran pemerintah daerah.
“Saya benar berangkat ke Singapura, namun setelah kegiatan Bimtek selesai dan seluruh biaya perjalanan tersebut saya tanggung sendiri. Tidak ada penggunaan dana daerah untuk perjalanan itu,” ujar H Suparjan Efendi.
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh anggota DPRD Barito Utara dan beberapa dinas terkait tersebut dilaksanakan pada 16–18 Oktober 2025 di salah satu hotel di Kota Batam.
Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas anggota DPRD dalam hal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran berikutnya.
Lebih lanjut, Suparjan Efendi menjelaskan bahwa setelah rangkaian kegiatan Bimtek selesai, dirinya memanfaatkan waktu luang untuk melakukan perjalanan pribadi ke Singapura.
“Perjalanan ke Singapura tersebut murni kegiatan pribadi setelah seluruh rangkaian Bimtek berakhir. Tidak ada kaitan dengan agenda kedinasan DPRD,” tegas H Ajan panggilan akrab Suparjan Efendi.
H. Ajan juga berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat dan mencegah timbulnya persepsi negatif terhadap kegiatan anggota DPRD Barito Utara.
“Kami selalu berupaya menjaga integritas dan transparansi sebagai wakil rakyat. Saya ingin masyarakat tahu bahwa tidak ada dana publik yang digunakan untuk kegiatan pribadi saya,” pungkas H. Suparjan Efendi.
Pada kesempatan tersebut ini Suparjan Efendi menyampaikan permohonan maaf jika ada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman dengan kegiatan yang ia lakukan tersebut. “Saya pribadi memohon maaf apabila ada pihak-pihak dalam postingan di akun media sosial Facebook milik saya yang merasa tidak nyaman dengan kegiatan yang saya lakukan atau yang saya posting,” ucap H Suparjan Efendi. rey

Komentar